SendenSana
Pola napas · Energi

Napas Wim Hof: latihan energi tingkat lanjut

30 napas cepat dan penuh, 30 detik dengan paru kosong, lalu tahanan pemulihan 15 detik. Hanya sambil duduk atau berbaring.

Buka Studio Napas satu halaman penuh →

Metode Wim Hof dikembangkan oleh atlet Belanda Wim Hof, yang dikenal karena prestasinya di tengah dingin ekstrem. Bagian napasnya terdiri atas beberapa putaran napas cepat dan dalam, diikuti tahanan panjang dengan paru kosong dan napas pemulihan singkat. Rasanya sangat berbeda dari pola-pola menenangkan di studio: membangkitkan, dapat menimbulkan kesemutan dan kepala terasa ringan, serta perlu dijalani dengan hati-hati.

Cara melakukannya

  1. Duduk atau berbaring di tempat yang aman; jangan pernah berdiri, di dalam air, atau sambil mengemudi.
  2. Ambil 30 napas dalam: tarik sekitar 1,6 detik, lepaskan sekitar 1,4 detik, tanpa memaksa embusan.
  3. Setelah embusan terakhir, tahan dengan paru kosong selama 30 detik.
  4. Tarik napas penuh dalam 2 detik dan tahan selama 15 detik.
  5. Embuskan dalam 2 detik. Itu satu putaran.
  6. Di awal, lakukan paling banyak tiga putaran, lalu istirahat dan bernapas biasa beberapa menit.

Kapan membantu

Para praktisi biasanya melakukan napas Wim Hof di pagi hari dengan perut kosong, atau sebelum paparan dingin, sebagai rutinitas pembangkit energi. Ini bukan teknik relaksasi untuk menjelang tidur atau saat cemas. Sesudahnya, beberapa menit napas koheren atau HRV 5 dapat membantu Anda kembali ke ritme yang lebih tenang.

Asal-usul dan riset

Studi yang paling terkenal adalah karya Kox dkk. (2014, PNAS). Relawan yang dilatih dengan metode ini (napas, paparan dingin, dan meditasi) diberi endotoksin bakteri dalam kondisi laboratorium; dibandingkan kelompok kontrol yang tidak dilatih, mereka melepaskan lebih banyak adrenalin, mengalami lebih sedikit gejala mirip flu, dan respons peradangan yang lebih lemah. Pesertanya pria muda sehat di bawah pengawasan medis, dan efeknya berasal dari keseluruhan program, bukan dari napas saja.

Keamanan

Lakukan sambil duduk atau berbaring; jangan pernah di air atau saat mengemudi. Berhenti jika pusing.

Napas cepat dan menahan napas dapat menyebabkan pingsan. Jangan pernah berlatih di dalam air, saat mengemudi, sambil berdiri, atau di tempat yang bisa membuat Anda cedera jika jatuh. Hindari jika Anda hamil atau memiliki epilepsi, penyakit jantung atau pembuluh darah, atau tekanan darah tinggi, kecuali dokter mengizinkan.

Pertanyaan umum

Mengapa tangan saya kesemutan?
Napas cepat menurunkan karbon dioksida dalam darah, yang sering menimbulkan kesemutan. Jika makin kuat, berhentilah dan bernapas biasa.
Bolehkah menahan lebih dari 30 detik?
Praktisi berpengalaman sering melakukannya, tetapi memaksakan tahanan bukanlah tujuannya. Studio memakai tahanan tetap 30 detik agar latihan tetap aman.
Apakah aman untuk semua orang?
Tidak. Ini latihan tingkat lanjut. Jika Anda punya kondisi medis atau ragu, tanyakan dokter lebih dulu dan mulailah dengan pola yang lebih lembut.

Pola serupa

Pustaka pola →